Little Women (2019) dan Romantisasi Pernikahan sebagai Komoditas
Little Women adalah film yang tampak ringan, hangat, dan romantis di permukaan, tetapi sebenarnya menyimpan kritik yang cukup tajam mengenai ...
Little Women adalah film yang tampak ringan, hangat, dan romantis di permukaan, tetapi sebenarnya menyimpan kritik yang cukup tajam mengenai ...
The Philadelphia Experiment merupakan film science fiction karya Stewart Raffill yang berangkat dari salah satu teori konspirasi paling terkenal di Amerika: eksperimen ...
Häxan merupakan film horor eksperimental tanpa dialog yang mengeksplorasi sejarah sihir serta dampaknya terhadap masyarakat. Film ini ...
Master Oogway dari serial Kung Fu Panda telah lama dipandang sebagai sosok guru legendaris yang bijaksana. Citra dirinya dibangun melalui pembawaan yang lembut, te...
Di tengah banyaknya film sci-fi modern yang terlalu fokus pada teori rumit dan konsep berat, Project Hail Mary hadir dengan pendekatan yang jauh lebih ringan dan hangat. Film ini berhasil membawa cerita luar angkasa yang tetap seru tanpa membuat penonton merasa dipaksa memahami istilah ilmiah yang kompleks. Justru karena kesederhanaan cara bertuturnya, film ini terasa lebih dekat secara emo...
Film Sleep Call (2023) karya Fajar Nugros seolah muncul sebagai sebuah anomali dalam lanskap perfilman Indonesia yang didominasi oleh dua genre utama: horor dan komedi. Dalam beberapa dekade terakhir, film horor dan komedi telah mendominasi box office Indonesia, menawarkan hiburan yang mudah diakses dan secara luas diterima oleh audiens. Namun, Sleep Call memilih jalan yang berbeda dengan mengusung genre thriller, sebuah langkah yang berani tetapi penuh risiko dal...
Gowok: Kamasutra Jawa (2025), karya Hanung Bramantyo, bukan sekadar film naratif, melainkan representasi kompleks dari pengalaman manusia, psikologi gender, dan interaksi sosial yang sarat dengan nilai sejarah dan budaya Indonesia. Tokoh utama, Kamanjaya, seorang pemuda bangsawan, mengalami perjalanan psikologis yang intens, di mana kehilangan, runtuhnya maskulinitas, ambival...
Jika menengok ke belakang, genre horor seolah memiliki tempat yang mapan dalam arena pefilman Indonesia. Dari sub-genre horor komedi, horror erotis, sampai horor yang benar-benar horor, akan selalu mempunyai pasarnya sendiri. Fakta ini tidak lepas dari realitas masyarakat kita yang sangat dekat dengan dunia mistis. Tidak sedikit juga, ide cerita diambil dari mitos yang berasal dari daerah angker di Indonesia. ...
Kategori umur 13+ untuk film Barbie kurang tepat setidaknya dalam konteks indonesia. Apalagi masih ...
Wan An adalah film pendek karya Yandy Laurens yang dibuat sebagai tugas akhir kuliahnya. Meski berangkat dari ruang akademik, film ini justru menemukan tempatnya sendiri di ranah yang lebih luas, bahkan meraih Piala Citra untuk Film Pendek Terbaik di Festival Film Indonesia 2012. Jika Joko Anwar cenderung kerap meninggalkan pertanyaan dan teori yang bisa terus ...
Jika menonton film adalah sebuah eskapisme, maka film 05:55 bukan film yang tepat untuk memenuhi aktivitas tersebut. Penonton justru akan mengalami kesedihan mendalam saat menontonnya. 05: 55 adalah potret nyata fenomena bencana alam yang terjadi di Yogyakarta 2006 silam. Gempa berkekuatan 5,9 SR selama 57 detik ini hampir meratakan wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. ...