Sebagai konsumen maniac di dunia permusikan dan juga penikmat perfilman, saya sangat tertarik untuk membahas film Whiplash (2014) yang bercerita tentang ambisi seorang Andrew Neiman untuk menjadi greatness drummer. Yang menjadi spotlight pembahasan tulisan ini adalah detail kecil dalam kamar Andrew yang memperlihatkan poster berisikan quote dari Buddy Rich, legenda jazz drummer dari Amerika. “If you don't have ability, you wind up playing in a rock band.” Begitulah bunyi quote Buddy Rich yang berada di kamar Andrew, sepenggal kata dari sang legenda.
Saat pertama memahami kata motivasi itu, saya secara pribadi sedikit tidak setuju dan merasa bahwa ada bagian rock yang sedikit disepelekan, mengingat bahwa banyak juga produk-produk rock yang full skill dan sangat memanjakan telinga. Memang benar, sependek pengetahuan musik saya, musik rock terkesan simpel dan lebih berfokus pada energi panggung, ekspresif, ataupun amarah. Gelombang rock pun mulai naik pada tahun-tahun 1960-an ke atas yang menghasilkan band-band ternama, misalkan The Rolling Stones dan The Beatles, yang sedikit memperbarui gaya rock and roll ala-ala Amerika hingga menjadikan genre musik rock modern yang mendunia. Lalu, bagaimana dengan Andrew Neiman yang berpegang teguh pada prinsip greatness adalah jazz?
Di samping itu, kamar Andrew dapat kita amati sebagai ruang yang merefleksikan kepribadian dan obsesinya terhadap musik, khususnya jazz. Secara visual, kamar tersebut tidak dibuat terlalu mewah atau mencolok. Justru kesannya personal, sederhana, dan dipenuhi benda-benda yang berkaitan dengan dunia musik yang ia kagumi. Dalam hal ini, tak mungkin penempatan dan spotlight sebegitu penting kita abaikan. Saya pada akhirnya penasaran pada seorang yang bernama Buddy Rich.
Buddy Rich (1917-1987) adalah salah satu drummer jazz paling berpengaruh dan dikenal luas karena kemampuan teknisnya yang luar biasa. Lahir dengan nama Bernard “Buddy” Rich di Brooklyn, New York, ia sudah menunjukkan kemampuan bermusik sejak usia yang sangat muda. Bahkan ketika masih kecil, Rich telah tampil sebagai drummer profesional dan dikenal sebagai salah satu child prodigies dalam dunia pertunjukan Amerika. Perjalanan Rich berlangsung pada periode penting perkembangan musik jazz Amerika. Ia bermain bersama berbagai musisi dan band besar, termasuk Tommy Dorsey Orchestra, sebelum kemudian membangun reputasinya sendiri sebagai salah satu drummer paling menonjol dalam sejarah jazz. Pada 1960-an, ia semakin dikenal melalui Buddy Rich Big Band, yang menjadi salah satu proyek paling penting dalam kariernya. Buddy Rich menjadikan drummer bukan hanya sebatas pelengkap instrumen pengiring, tetapi sebagai pusat perhatian dalam sebuah pertunjukan.
Relevansi antara Buddy Rich dengan film Whiplash sebenarnya berakar dari tekad Buddy Rich dan dijadikan referensi oleh film Whiplash hingga menjadi motivasi Andrew Neiman, sang tokoh utama. Quote-nya mengarah pada pandangan yang sangat hierarkis terhadap musik. Jazz ditempatkan sebagai ruang bagi musisi yang memiliki kemampuan, sementara rock digunakan sebagai simbol bagi mereka yang dianggap tidak cukup mampu. Buddy Rich tidak hadir dalam film; ia hadir dalam bentuk gagasan yang dibalut dengan quote motivasi. Quote itu penting karena menunjukkan bagaimana konsep ability menjadi bagian dari cara pandang tertentu terhadap musik. Bagi pemahaman terhadap Andrew, keberadaan quote tersebut menjadi semakin menarik. Andrew tidak hanya menginginkan karier sebagai drummer; ia ingin menjadi drummer jazz yang luar biasa. Ia mengidolakan figur-figur besar dan memiliki ketakutan yang sangat kuat terhadap kemungkinan menjadi musisi biasa. Karena itu, poster Buddy Rich dapat dibaca sebagai representasi dari standar kehebatan yang ingin dicapai Andrew.
Lalu, bagaimana posisi rock yang dijadikan oposisi dari jazz yang membutuhkan kemampuan dan tekad yang lebih untuk menunjang karier, seperti halnya standar kehebatan yang ingin dicapai Andrew? Menurut saya pribadi, rock adalah wujud dari tekad itu sendiri. Pengalaman dalam mendengarkan rock hingga genre anak turunnya, apa pun suasana dan nuansa lirik yang ditulis, sedih, bahagia, ataupun dalam keadaan yang lainnya, rock selalu mentransfer energi dengan sangat fulfill dari ujung kaki hingga ujung kepala, meskipun itu didengar lewat platform media gawai ataupun mendengarkan secara live di konser.
Keberadaan quote Buddy Rich yang terpampang di kamar Andrew bukan sekadar kalimat tentang jazz dan rock. Ia menjadi cerminan dari cara Andrew memandang dunia musik, bahwa kemampuan harus dibuktikan, bahwa menjadi baik belum tentu cukup, dan bahwa kehebatan hanya layak diberikan kepada mereka yang mampu melampaui batas. Namun, Whiplash justru membuat kita bertanya kembali. Mungkin persoalannya bukan lagi “apakah jazz berada di atas rock?”. Persoalannya adalah bagaimana kemampuan teknis menjadi tolok ukur pengelompokan musikalitas mana yang lebih berkualitas hingga menjadi ukuran utama sebuah standar dalam pasar dan untuk menentukan nilai sebuah musik. Terlebih dalam generasi saat ini, seluruh genre mempunyai pendengarnya masing-masing.